Sasuke's Mangekyō Sharingan -->

Like

Your Identity Computer

IP

What time is it?

Wednesday, June 08, 2011

Antiklimaks Bab 17

By Icha ElsaveJr
on Thursday, May 26, 2011 at 9:12pm

                 Sebersit rasa itu datang menyeruak. Merobohkan tembok baja pertahanan yang setahun lalu kubangun dengan semangat meluap-luap. Tembok kokoh yang memisahkan anta rasa yang nyaris semu dan kenyataan pahit yang disebut realita. Selama sekian detik, matanya yang sehitam granit menatapku sengit. Mata itu adalah mata yang sama dengan mata yang selalu kupuja. Mata bulat besar berlapis lensa bening serupa kaca yang dulu tampak ramah dan jenaka. Rahang bawahnya yang kokoh mengeras, menarik otot-otot di lehernya hingga tampak di antara kulitnya yang putih kecoklatan. Kini ekspresinya bertanya separuh mengejek. Aku tak suka dia menatapku dengan cara itu, dengan tatapan menghakimi.

                Itu situasi paling buruk yang kualami dengannya. Sebulan lalu, ketika masalah mulai muncul tanpa basa-basi. Langsung naik ke level yang bukan lagi untuk kelas amatir.

                Rasa sakit berakar dari ketidak-ikhlasan. Sakit adalah sebuah pilihan. Satu dari banyak jalan yang bisa diambil. Sebuah cabang dari sekian banyak keputusan. Ingatan itu kembali. Hatiku ditikam rasa bersalah. Ditoreh rasa menyesal yang dalam. Dijerat kencang oleh kecamuk dan perdebatan sengit antara memilih untuk maju dan tetap diam di tempat. “ hidup itu selalu adil ”. Segala sesuatu akan dibalas setimpal. Sama berat meskipun ditimbang dengan neraca yang memiliki detail paling akurat. Tak berselisih meskipun hanya 10 pangkat negative seribu. Itu yang kutakutkan… Balasan yang kuterima tak akan ringan, mengingat bualan yang sudah ku keluarkan dari mulutku untuk melindunginya. Bukan, bukan dia. Tapi untuk melindungi diriku semata.




















Luvia yang hingga Akhir
kisah berakhir tidak dapat memiliki Gray




















Gray...

No comments :